Kentut di Muara Badak

Kentut di Muara Badak

Tags: jepretan

Monggo Disadap

Presiden sby galaw setelah Snowden berkicau. Kali ini rupanya banyak masyarakat yang merasa sehati dengan sby, walau dengan sedikit geregetan karena sikap sby yang kurang tegas. Masyarakat inginnya vini vidi vici (terjemahannya: liat gasak libas), tapi sby bingung, karena masih menimbang bahwa australia itu begini begitu begini dan begitu… Yang perlu diapresiasi adalah bahwa informasi itu didapat bukan dari kerja keras BIN atau orang-orang pintar di pemerintahan, melainkan berasal dari seorang pembelot (walaupun saya sendiri belum yakin kalau snowden benar-benar seorang pembelot).

Pertanyaannya, apa iya sby marah atas dasar bahwa apa yang dilakukan pemerintah australia telah melanggar etika berhubungan antar negara dan bahwa apa yang dilakukan australia itu mengganggu kedaulatan bangsa indonesia? Saya membayangkan kalau misalnya bocoran info dari snowden itu tidak menyinggung soal penyadapan terhadap kepala negara dan pejabat-pejabat pentingnya, melainkan tentang aktivitas pertambangan minyak tersembunyi australia di bawah laut indonesia misalnya. Saya berani bertaruh semua uang saya yang tersimpan di bank swiss bahwa sby tidak akan sampai marah dan memulangkan dubesnya. Saya melihat kemarahan presiden kali ini tidak berbeda dengan kemarahannya sewaktu namanya disebut-sebut memiliki kedekatan dengan bunda putri, cuma bedanya kali ini tidak pakai seribu persen lebih. Ini cuma masalah personal, gangguan terhadap sby sebagai pribadi, bukan sebagai kepala negara. Kalau edward snowden memang benar-benar seorang pembelot, dia bukanlah pembelot yang pertama. Sebelumnya sudah ada john perkins yang bahkan sudah menerbitkan buku “The Secret History of The American Empire: Economic Hit Men, Jackals and The Truth About Global Corruption”, diterjemahkan ke bahasa indonesia menjadi “Pengakuan Bandit Ekonomi”. Dan kalau apa yang diuraikan perkins dalam bukunya itu benar, sudah sepantasnya sby marah dan mengusir perusahaan-perusahaan benalu asing dari bumi indonesia.

Dan untuk penyadapan, menurut saya tidak seharusnya presiden marah. Sebelum jadi presiden, sby itu pernah menjadi petinggi militer dan sekarang masih menjadi ketua dewan pembina sebuah partai besar. Tentu cara berpikirnya berbeda dengan orang ecek-ecek seperti saya ini. Kalau main catur dengan sby, mungkin saya hanya berpikir mentok 2 langkah ke depan, sedangkan sby bisa puluhan langkah ke depan. Kalau adu cepat baca buku, saya baru baca sampul depan, sby sudah mau masuk daftar pustaka (ya jelas…wong yang saya baca buku yang masih bungkusan plastik di toko buku). Dengan cara berpikir yang sedemikian taktis dan cemerlang, hampir tidak mungkin kalau sby membicarakan hal-hal yang sifatnya penting melalui telepon atau email. Dan saya percaya bahwa orang-orang penting cenderung memilih untuk membahas hal-hal yang sifatnya penting dengan bertatap muka secara langsung atau face to face, dan itu kenapa ada istilah kunjungan dinas, rapat koordinasi, dll. Jadi kalaupun telepon sby disadap, australia dan amerika kemungkinan besar tidak akan mendapatkan sesuatu yang menguntungkan buat mereka, terkecuali kalau pihak barat bisa menaruh alat penyadapnya di balik celana dalam sby, itu pun kalau sby tidak lupa memakai celana dalamnya. Jadi kenapa harus marah? ya karena itu tadi…sekedar sentimen pribadi yang tidak ada hubungannya dengan kedaulatan negara.

Dan kalaupun memang benar bahwa pihak barat bisa menyadap semua percakapan sby, baik yang lewat telepon atau yang dari percakapan langsung, terus kenapa? toh indonesia tidak sedang merencanakan serangan terbuka ke australia atau amerika. Kalau pemerintah tidak memiliki niat untuk menjahati negara manapun, kenapa harus takut dan marah? Dan bukankah setiap diri kita senantiasa dikuntit oleh 2 malaikat bergelar ASM (Ahli Sadap Menyadap) yang kerjaannya menyadap, dari lahir sampai kelak ketika kita mati. Dan yang disadap pun bukan cuma tindakan, percakapan lisan dan tulisan, bahkan sekedar niat saja sudah bisa mereka sadap.

Berita terkini, surat cinta sby mendapat balasan. Kegalauan sby pun memudar, mengikut kemarahannya yang menyurut. Mendapat janji dari abbot membuat hati sby berbunga-bunga, seperti seorang gadis yang dijanjikan akan segera dinikahi oleh pacarnya. Tapi hati-hati pak sby….dengan serigala berbulu kanguru.

:: Bagi yang penasaran bukunya john perkins silahkan donlod di sini…eitss di sini ding….eh salah…di sini nih

Tags: surat kaleng

"baik atau buruk itu sama saja….krn isi adalah kosong & kosong adalah isi, kalau tdk ada sesuatu yg disebut buruk niscaya tdk ada sesuatu yg berlawanan dgn itu yg bisa kita sebut baik"

(Source: antonemus)